← Blog
Artikel Kami · Personal Finance

Kenapa Makin Rugi, Kita Malah Makin Susah Berhenti

Ada satu pola yang saya lihat berulang selama 18 tahun di industri keuangan: makin besar kerugian seseorang, makin susah dia berhenti. Secara logika harusnya kebalik. Makin rugi, makin cepat cabut. Tapi otak kita justru bekerja sebaliknya.

Bayangkan seseorang sudah bayar premi unit link tiga tahun, total 36 juta. Ilustrasinya ternyata tidak sesuai harapan. Waktu saya tanya kenapa masih diteruskan, jawabannya hampir selalu sama: "Sayang, sudah keluar 36 juta." Padahal 36 juta itu sudah pergi. Diteruskan atau dihentikan, angka itu tidak akan kembali. Yang menentukan bukan uang yang sudah keluar, tapi ke mana uang kamu paling efisien mulai dari hari ini ke depan.

Ini namanya sunk cost fallacy. Istilahnya dari riset Hal Arkes dan Catherine Blumer tahun 1985: manusia cenderung meneruskan sesuatu semata-mata karena sudah terlanjur berinvestasi waktu, uang, atau tenaga, walaupun secara rasional sudah tidak masuk akal. Digabung dengan loss aversion, temuan Kahneman dan Tversky (1979) bahwa rasa sakit kehilangan kira-kira dua kali lebih kuat dari senangnya untung, jadilah kombinasi yang bikin kita terjebak.

Polanya tidak cuma di asuransi. Saham nyangkut yang dipegang bertahun-tahun sambil "nunggu balik modal". Bisnis yang terus disuntik modal padahal sudah jelas tidak jalan. Hubungan, langganan gym, kelas yang tidak pernah dipakai. Semua digerakkan psikologi yang sama.

Cara keluar dari jebakan ini bukan dengan menyalahkan diri, tapi dengan satu pertanyaan sederhana: "Kalau hari ini saya belum punya ini, dengan kondisi sekarang, apakah saya akan mengambilnya lagi?" Kalau jawabannya tidak, berarti kamu tidak sedang memutuskan, kamu cuma sedang menahan sesuatu karena terlanjur.

Uang yang sudah keluar itu pelajaran, bukan borgol. Keputusan yang sehat selalu dilihat dari titik sekarang ke depan, bukan dari titik kamu mulai.

Konsultasi Asuransi

Ingin membahas situasimu lebih lanjut?

Pelajari lebih dulu cara Konsultasi Asuransi berjalan. First Call adalah langkah awal untuk mendengar situasimu dan melihat apakah layanan ini relevan sebelum masuk ke sesi berikutnya.
Pelajari Konsultasi Asuransi