← Blog
Artikel Kami · Personal Finance

Ternyata Bayar Pakai QRIS Bikin Kamu Belanja Sampai 2x Lipat, Ini Alasannya

Pernah merasa belanja jadi jauh lebih gampang sejak semua serba QRIS? Itu bukan perasaan kamu saja. Ada mekanisme psikologis nyata di baliknya, dan dampaknya ke dompet lebih besar dari yang kamu kira.

Riset klasik Drazen Prelec dan Duncan Simester dari MIT (2001) menguji ini dengan cara menarik. Mereka melelang tiket pertandingan dan membagi peserta jadi dua: yang harus bayar tunai dan yang bayar pakai kartu. Hasilnya, kelompok yang bayar pakai kartu berani menawar sampai dua kali lipat lebih tinggi dibanding yang bayar tunai. Untuk barang yang sama persis. Studi ini sudah dikutip ratusan kali dan jadi fondasi konsep yang disebut pain of paying, rasa sakit saat mengeluarkan uang.

Logikanya begini. Waktu bayar tunai, kamu benar-benar melihat uangmu berpindah dan berkurang. Ada rasa "sakit" kecil yang jadi rem alami. Waktu bayar dengan scan, tap, atau swipe, uangnya tidak kelihatan. Rem itu hilang. Meta-analisis terbaru oleh Wang dan tim (2024) bahkan menemukan pembayaran lewat HP efeknya lebih ekstrem dari kartu, karena makin tidak terasa. Riset Khan dan tim (2024) menambahkan: pembayaran mobile menggeser pengalaman bayar dari "sakit" menjadi hampir menyenangkan.

Sekarang lihat konteks Indonesia. Menurut Bank Indonesia, volume transaksi QRIS tumbuh 175 persen sepanjang 2024. Data Statista menunjukkan lebih dari 70 persen orang Indonesia aktif memakai e-wallet, melampaui uang tunai. Artinya, sebagian besar dari kita sekarang berbelanja dalam mode yang secara ilmiah terbukti bikin lebih mudah kebablasan.

Ini bukan ajakan kembali ke uang tunai. Cashless itu praktis dan susah dihindari. Yang bisa kamu lakukan adalah mengembalikan "rem" itu secara sadar. Aktifkan notifikasi tiap transaksi supaya uang yang keluar tetap kelihatan. Cek mutasi seminggu sekali, bukan sebulan sekali. Untuk pembelian di atas nominal tertentu, kasih jeda 24 jam sebelum tap.

Kemudahan membayar itu fitur, sekaligus jebakan. Begitu kamu paham cara kerjanya, kamu bisa menikmati praktisnya tanpa ikut kejebak di dalamnya.

Konsultasi Asuransi

Ingin membahas situasimu lebih lanjut?

Pelajari lebih dulu cara Konsultasi Asuransi berjalan. First Call adalah langkah awal untuk mendengar situasimu dan melihat apakah layanan ini relevan sebelum masuk ke sesi berikutnya.
Pelajari Konsultasi Asuransi